Tips Jitu Bola Derby Della Madonnina

Derby Della Madonnina

Derby Della Madonnina

Tips Jitu Bola – Tidak seperti Derby d’Italia, rivalitas kedua tim jarang berujung pada kekerasan. Pada tahun 1983 masalah antar Ultras memang umum terjadi, namun setelah terjadi kematian seorang fan Inter dalam bentrok setelah derby di luar stadion, kedua pihak ultras bertemu dan menyetujui untuk mengakhiri kekerasan.

Mereka bahkan jadi saling membantu satu sama lain di lapangan. Pada tahun 1982 saat Milan terdegradasi ke Serie B dan mengalami kesulitan finansial, Inter meminjami mereka tiga orang pemain yang membantu mereka kembali ke Serie A. Bahkan saat dulu dibuka, museum San Siro menampilkan trofi-trofi dari kedua klub secara bersama-sama. Pada tahun 1986, Silvio Berlusconi mengakusisi Milan dan memulai sebuah revolusi, didorong oleh ketidakseimbangan dalam hal trofi bila dibandingkan rival-rival mereka. Akhir tahun 1980an dan awal 1990an pun menjadi panggung masa-masa rivalitas paling menarik di antara keduanya. Trio Belanda yang terdiri dari Marco Van Basten, Frank Rijkaard, dan Ruud Gullit bermain untuk Milan dan melawan trio Belanda Andreas Brehme, Jurgen Klinsmann, dan Lothar Matthaus yang membela Inter.Meskipun di periode itu derby didominasi Milan, rivalitas itu dilanjutkan hingga ke taraf Piala Dunia.

Belanda bertemu Jerman di San Siro dalam sebuah laga penuh emosi. Rijkaard dikartu merah karena meludahi Rudi Voller. Laga itu diakhiri dengan kekalahan Belanda 1-2 dengan kedua gol Jerman dicetak pemain Inter Klinsmann dan Brehme. Milan sendiri masih mendominasi prestasi di level liga dan internasional – tim besutan Capello memenangkan Piala Eropa kelima bagi Milan pada tahun 1994. Salah satu pertemuan paling panas kedua klub terjadi pada babak perdelapan final Liga Champions UEFA di bulan April 2005. Milan mulanya unggul 1-0 dengan sebuah gol awal dan memimpin 3-0 secara agregat. Suporter Inter tidak bisa menahan emosinya dan emosi itu pun diluapkan setelah keputusan wasit yang kontroversial merugikan mereka. Botol-botol dilemparkan ke lapangan dan kembang api dinyalakan. Dia, yang mencoba membersihkan sampah-sampah dari lapangan di akhir laga, terkena kembang api.

Pertandingan itu pun dihentikan selama 30 menit, memberikan waktu bagi pemadam kebakaran untuk menyingkirkan kembang api yang masih menyala. Dida pun harus diganti namun laga Cuma dijalankan selama satu menit sebelum dibatalkan karena lebih banyak kembang api dan barang-barang dilempar ke lapangan. Di pertandingan ini pun Milan dihadiahi kemenangan 3-0. Inter didenda 200,000 Euro dan diharuskan untuk memainkan empat laga awal Liga Champions musim berikutnya tanpa penonton. Begitulah, meski lebih beradab dari derby-derby Italia lain, derby Milan masih tetap lah sengit. Dan tahun-tahun berikut, dengan bumbu baru berwujud Mario Balotelli, tampaknya tensi pertemuan kedua klub ini belum akan menurun. Tips Jitu Bola