Kekecewaan Persib Bandung

Kekecewaan Persib Bandung

Kekecewaan Persib Bandung

Saat ini mungkin rasa kecewa yang dialami oleh Persib Bandung masih sangat membekas dalam diri klub. Pasalnya mereka harus kalah dengan klub Persebaya Surabaya yang kemarin melakukan adanya pertandingan di Stadion Bangkalan Madura. Pada saat usai pertandingan tersebut klub Persib Bandung sangat mengeluhkan adanya pangadil dan juga penyelenggara pertandingan tersebut yang memang melakukan tugasnya dengan kurang maksimal. Hal ini tentu saja membuat mereka haru kecewa untuk kedua kalinya. Pasalnya saat itu beberapa sikap yang ditunjukkan oleh pihak pengadil tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dan juga tidak adil.

Banyak keputusan yang diambil oleh pihak pengadil lapangan yang memang tidak sesuai denga peraturan. Tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi dalam lapangan. Hal inilah yang membuat kekecawaan yang dialami oleh pihak Persib Bandung tidak dapat dihilangkan. Hal ini tentu saja merugikan klub persib Bandung yang memang menganggap bahwa klub Persib saat itu banyak kesalahan sehingg akhirnya mereka mengalami kekelahan saat melawan klub Persebaya Surabaya. Pada saat pertaandingan berlangsung saat itu ada salah satu pemain yang berasal dari klub lawan terkena adanya handsball namun hal tersebut tidak ada respons samasekali oleh pihak pengadil.

Hal ini tentu saja tidak adil, sebuah keuntungan yang memang harusnya didapatkan oleh pemain ternyata harus hiking begitu saja. Secara nurani memang klub Persib Bandung sangat ridak terima dengan adanya hal ini namun apa yang bisa dikatakan wasit adalah pengadil lapangan dan mereka juga tak akan bisa menuntun yang ada malah klub Persib yang dianggao tidak bisa menjalankan pertandingan dengan baik. Untuk pihak klub Persib sendiri mengaku bahwa nantinya diharapkan tidak akan ada pengadil yang demikian ini yang tentu saja membuat banyak pihak sangat merasa dirugikan. Pada saat itu memang salah satu pemain melontarkan adanya protes pada pihak wasit namun hal tersebut tak mendapatkan adanya respons yang sangat baik dari wasit.

Selain model kepemimpinan dari wasit yang memang terbilang jelek dan tak adil ternyata padamnya lampu stadion juga menjadi bahasan dan juga perbincangan yang sangat hangat. Hal ini memang membuktikan bahwa pihak pengadil dan juga penyelenggara tidak dapat melakuka tugasnya dengan baik dan juga benar. Pada saat lampu stadion kala itu padam ternyata Persib Bandung sedang mengendalikan adanya permainan dan mencoba untuk membuat serangan pada Persebaya Surabaya, namun ternyata lampu padam dan wasit meniupkan adanya peluit panjang yang berarti adalah pertandingan telah selesai. Hal ini juga dinilai menjadi keputusan yang sangat ganjil dan juga membuat klub Persib merasa sangat terdesak dengan adanya hal ini. Ini adalah hal yang perlu untuk dibenahi, jangan sampai ada pengadil dan juga penyelenggara pertandingan yang tak dapat professional dalam melakukan tanggung jawabnya.